22:38 29-Nov-15
Barusan saya sambil nyupir nge-cie in dua kucing bujangan yang lagi nongkrongin kucing perawan. apa banget ya, nggak berfaedah cie in kucing gitu. jangan ditiru.
suatu hari saya ngobrol sama temen, sebut aja mhawar (harus pake h).
"aku lagi deket sama seseorang teh..but i dont know how to feel"
"aku suka, tapi belum ikhlas :("
"perasaannya jadi nggak tentu"
"merasa bersalah sedikit, takut memberi harapan palsu"
"aku suka, tapi belum ikhlas :("
"perasaannya jadi nggak tentu"
"merasa bersalah sedikit, takut memberi harapan palsu"
kira-kira begitulah curhatnya..
"jangan merasa bersalah, you deserves a trial and everyone deserves a chance"
Cuma segitu komentar saya, singkat, tidak padat, tidak jelas. dan yang curhat pun gak bales lagi, mungkin gondok udah curhat panjang-panjang cuma dibales begitu, apa kek ya pake dalil atau puisi gitu nasehatinnya. yaudah saya perbuas disini aja ya dhek.
Iya! pendapat saya ini belom tentu bagus untuk diikutin. tapi perkara hati kan nggak segampang "kalo kamu nggak suka, tinggal-in. kalo kamu suka, tinggal-lah".
Kadang butuh kesabaran untuk akhirnya menyerah.... eh kasian amat ya.... maksudnya, akhirnya sadar bahwa you want him/her too. but you need a time to figure out, right? memberi kesempatan pun butuh keberanian, yakan? well i'm talking about a real relationship yang menjurus-jurus ke cicaheum-ciroyom, ya beda lagi kalo memang niat memanfaatkan.
Jadi PHP itu bahasa anak jaman sekarang aja lah, 'Pemberian Harapan Palsu' hah, kaya istilah baper, galau, kepo. kesannya tuh jelek, kotor dan hina, padahal nggak semua emosi atau perasaan dan tindakan bisa digeneralisir menjadi istilah-istilah tersebut, gimana niat. innamal a'maalu bin niaat!! jamaah!!
Kalo jaman saya, pas Raja AIDS dan mister gepeng masih dinas, mana ada istilah gitu. nembak cewek aja masih di sawah, romantis pisan, ada capung, walang sangit, tutut sebagai saksi. Istilah-istilahnya A.C.K, Aku Cinta Kamu. A.B.C, Aku Benci Kamu huh!
Dan perbuasan ini pun nampaknya sama sekali nggak menjelaskan. Selamat malam.
No comments:
Post a Comment