Tuesday, 7 November 2017

#96 Reading Trick

How do you usually feel about reading a very thick non fictional books? Motivational books, pre-marital educational books, school or college text books, books that is not related to your daily subject but you have to read it to elevate your knowledge, etc. Boring right? And usually i will read those kind of books just because "i have to" or "obliged-ly", not because i was interested in that book. And for me, those kind of books will take months to finish, even unfinished. So i really really have to struggle to find a way to maintain my interest in those kind of books.

Well, recently i found a trick for myself, to keep my interest in those kind of books and shorten the reading time of my timeline basis. Naon sih bahasana 😅. Hope it will be useful for you.

Firstly, i have to know about the general topic of the book i want to read. For example, i am reading "Api Sejarah" right now. What i am thinking is, that, that book will explain about the distortion of the Islamic history in our nation. Because, you know, history written by the sovereign, right?

Secondly, i will formulate several question that i hope will be answered by this particular book. Then i will have those question list written in a piece of paper, and i will slip it as some kind of bookmark. And i will almost (mostly) add more question as i read more page. And that is the sign of me did the thinking process 😀.

This second part is essential for me to nurture my interest in the book. A force for my finger to keep turning the page because i really really need to answer those question, otherwise i will have a nightmare (lebay pisan maneh).

Thirdly, write the important or interesting part of the book that intrigue your mind the most. You can write the important or interesting part of the book on the other side of the question paper. Like quoting quoting gitu, kaya kids jaman naaaww.

Lastly, keep that question list paper inside the book, in hope that you will recall the knowledge without re-reading the book.

Well, that s all folks! Sometime i wish every author add some blank paper in the back of the book so i can corat coret dibelakangnya. But i am afraid that it will be considered as a rape or physical abuse, hehe. Sorry for the English alakadarnya. Happy reading! Cheerio!

Irs
07/11/17
19.08 WIB

Tuesday, 17 October 2017

#87 Online Vs Offline

Beberapa hal yang mengganjal menurut saya :

1. Kenapa sih para pengemudi transportasi offline, harus protes sama keberadaan si transportasi online?

2. ‎Beredarnya petisi, yang katanya : Aku ingin bebas memilih antara kamu atau dia (uhuy!)

Coba neneng bahas deh ya, karena beberapa hari yang lalu anak2 gaul Happy Friends ❤ dan kakak gue juga bahas ini. Terimakasih untuk inspirasinya ~
.
.
.
.
Case #1
Kenapa sih para pengemudi transportasi offline, harus protes sama keberadaan si transportasi online?

I mean, yeah it was obvious kalo transportasi online ini menjadi saingan berat mereka. Tapi saya rasa, kalaupun transportasi online ini ngga ada di muka bumi Indonesia? I guarantee, kalo kita-kita konsumen lebih milih pake kendaraan sendiri daripada balik ke transportasi publik.

Because, look at us, we are in a third world country where the value of safety, comfortability, interest, passion etc are far below the value of making/saving more money. We dont give a damn about angkot/bis nyaman dan aman, kita lebih milih naik motor kemana-mana, karena MURAH. Semacem
penambang belerang di Kawah Ijen, yang penting dapet duit, urusan mati jatuh terhempas bisa diatur nanti.

Di TA kakak gue, katanya angkot udah mulai ditinggalin semenjak kenaikan BBM 2008. Komuter (penglaju ulang-alik) pada beralih ke kendaraan pribadi (motor). So, menurut gue ada atau nggaknya si transportasi online ini sebenernya bukan musuh utama si transportasi offline (gampangnya kita sebut aja Angkot).

"Every man for himself" -- ya gimana lagi, di tengah-tengah kehidupan yang serba pas-pas an dengan gaji karyawan -- adanya kebutuhan makan di Burger King, Buku sekolah anak, pergi ke Jungle Land, lipstik Wardah, pensil alis Dragon Ball , dan what so called "travelling" : semua orang pengen melakukan efisiensi keuangan. Nggak bisa mengandalkan hati nurani aja untuk kesadaran 'kembali ke transportasi publik'. Dan rakyat memang pintar memanfaatkan kelemahan pemerintah yang tidak (belum?) mengatur jumlah kepemilikan kendaraan pribadi.

So, mamang angkot yang protes sama keberadaan ojol dan angkol yang bagi banyak orang (termasuk neneng) adalah oase di tengah gurun Gobi, menurut gue agak2 kurang tepat. Mendingan juga protes sama tidak dibatasinya kepemilikan kendaraan pribadi.
.
.
.
.
Case #2
Beredarnya petisi, yang katanya : konsumen ingin bebas memilih antara transportasi online atau offline

OH, LOOK HOW SELFISH WE ARE :)

Ada yang benci sekali dengan angkot, karena pengalaman yang sering berakhir buruk dengan oknum pengemudinya. Ada juga anak-anak sekolah tanpa KTP dan SIM yang bergantung pada angkot untuk pergi ke sekolah, belum lagi nenek2 buta yang mau pergi memijat ibu2 yang keseleo.

Tetapi dalam tatanan masyarakat secara keseluruhan, tidak semua bisa disandarkan pada selera pribadi. Tidak sesederhana "kumaha aing weh". Bisa dianalogikan dengan : Jika LondoMaret, BetaMart dan Mart2 lain menjamur dan tidak terkontrol jumlah serta keberadaannya, bukankah akan mematikan perputaran ekonomi warung2 tetanggamu?

Kata teman kami : jadilah penumpang yang adil sejak dalam pikiran.

Daripada ikut berperang melawan saudara sendiri (angkot), lebih baik menandatangani petisi yang mendukung (mendesak?) pemerintah untuk segera melakukan reformasi/revolusi sistem transportasi publik dan pribadi. Bukankah mamang angkot adalah (juga) rakyat yang sama seperti kita? Jangan mau diadu dengan saudara sendiri, apalagi dimadu dengan teman sendiri.

***

Btw, kenapa sih transportasi d kota2 besar jadi masalah? Beda dengan kota2 kecil, mata pencaharian mereka ada di sekitar lingkungan rumah mereka, jadi nggak perlu repot mikirin naik apa kalo mau kerja, tinggal naik sepeda, jalan kaki atau naik kerbau sambil niup seruling bambu. Sedangkan kota-kota besar punya daerah khusus untuk perkantoran atau daerah lapangan pekerjaan yang notabene jauh dari rumah. Jadi, moda transportasi adalah hal ruwet yang harus diperbincangkan.

Okeh, jangan marah ya yang baca, namanya juga pendapat. Boleh salah, boleh benar. Apalagi saya mah anak kesehatan, bisanya sotoy, bukan ahli tata kota. Cheerio!

Irs
17/10/17
19.40 WIB

Sunday, 1 October 2017

#82 Perihal

Tentang inisiatif,

Gue mulai berpikir bahwa there is no such thing as inisiatif
Inisiatif adalah kepekaan yang dibiasakan sedari kecil
And people raised with such a different kind of parenting

Kalo lo mau sesuatu, komunikasikan
Bukan dengan cara diam lalu menunggu orang lain sadar
That s not gonna happen or work
And mostly end with dissapointment
***

Tentang cinta,

Segala sesuatu yang kita cintai selain diri-Nya akan menjadi ujian, sampai harapan yang digantungkan kepada selain-Nya dikembalikan hanya kepada Allah semata.
***

Tentang ilmu,

Yang beriman dan berilmu,
Ilmu lalu amal
Robbi zidni 'ilman warzuqni fahman

Sekolah lagi memang menarik,
Tapi saya belom dapet noble motivation, atau good deeds untuk sekolah lagi
Merely a thought "that could be fun"
***

Tentang pertentangan,

Ketika dirasa hati dan logika tengah bertikai,
Damaikan dengan sujud padaNya
***

Cheerio!
0110
2017

Saturday, 30 September 2017

#82 Hello

No good writings

I THINK I JUST MISS YOUR BRAIN,
BADLY

Friday, 29 September 2017

#78 Ros

She s an Emeritus Professor of Human Nutrition. Us nutritionist, knows her for authoring one of the essential book for nutrition students "Principles of Nutritional Assessment". Well maybe not only for us nutritionist, midwife and other medical students are also using this book for reference.

It has been an interesting week for me! A week with Ros! We showed her our field work, arranging her guest lecture about Dietary Assessment, attending Ros's private lecture with unpad nutrition lecturers, and today we evaluate the progress of our work with her. By my request, she share her story about what she did when she was young. Hope it will motivate us to pursue our life goals, especially when it comes to community nutrition and public health.

Well now it s time for her to go back to NZ, we re really honored to be able to meet her personally and talked a lot about how nutrition affecting global health. We agreed that it is ridiculous to ignoring nutrition science when it comes to public health. Nutrition shall be considered as an input to human resources development, not just an output.

Saturday, 23 September 2017

#77 Online Shop



Suatu hari, temen saya nitip dicariin stiletto model aksesori ditengah gitu. Kagak nemu2 sih d pasaran ato d toko kecuali diatas 400an. Akhirnya dia pasrah saya beliin stiletto model lain dgn harga pantes, krn emang stiletto gini udah nggak musim kayaknya
.
Saya kan anaknya penasaran ya, nyari lah teruuuus scroll2 d instagram dgn berbagai hashtag. Masa si kaga ada bgt model begitu. Nemu lah satu! Gambar iklannya kek di gambar sebelah kiri, harganya 80rb. Wah cakep juga, lumayan pikir eke, murah lagi. Akhirnya demi menghilangkan rasa penasaran, saya beli aja, kalo cakep ntar bisa dikasiin, kalo jelek ya ibaratnya mah kaga rugi2 amat udah ngilangin penasaran
.
Dua hari kemudian datenglah itu sepatu (gambar kanan), ya gitu lah . Siapa pernah kek gitu?
.
Expectation vs Reality
Not--Even--Close
Oh lyfe, yaudah ambil hikmahnya aja sis.

Wednesday, 16 August 2017

Horcrux Fate Now

How does it feel, breaking my heart?
Does your heart break too?
How does it feel now, wearing my gift?
Gifts that i shed my blood and tears in it,
Does it burn?

Saturday, 12 August 2017

#70 Apology

I want to apologize, I do
It wasnt like i dont feel any guilt
But, you know
Since we never declared it
Only to feel it
I dont think we need to make a conclusion
So i just leave
Now we both have someone new
And i know that we have learned a lesson,
No, lots of lessons
Thank you for all the crazy things you've shared :)))
I enjoyed every moment, hope you did too!

#69 Adek Lelah Kak

Pagi ini saya berangkat ke tempat kerja bareng adek saya.
Dia yang nyupir, tiba-tiba dia berhentiin motor sebelum nyampe tujuan.
"Aku turun sini aja, mau tidur di angkot"
Padahal ini jam 6.30, kita berhenti di Rajawali.
Mungkin dia udah males ngebayangin macetnya Pasar Ciroyom, dan mikir udah ngga mungkin selamat sampe sekolah tepat waktu.
Kasian dia, tiap hari sekolah sampe sore, lanjut les (kalo iya bener les, hahaha).
Pulang selalu diatas Isya, kebayang sih di angkot, pelajarannya rontok semua di sekitar jalanan cimindi sampe cibabat.
Anak-anak sekolah sekarang kayanya lebih capek dari karyawan-karyawan kantoran.
Jadi sekarang mau masuk PTN, kalo ngga bisa bertarung pake uang, ya harus pake tenaga dan otak.

#68 A Flock of Birds

And it always goes like this :

*Me driving my scooter*
*thinking everything : ideas, good thoughts, etc*

wow this is good for a writing! I should stop and take notes in my cellphone.

*stop my motor, taking my phone from my bag*

Ummm.. What was i thinking? What should i write?

F**ck! <-- it s flock actually

*drive away*

#65 Nothing Original

Ever think about an idea, but you havent had a chance to say it to anyone ever,
And then suddenly you eavesdropped a friend telling your other friend,
That someone talking about the same idea you had in your mind,
And you just "wait, what?! there s someone in the world thought about that too?!"


We should've known that : 
We are not original, we are not the only one

#64 Bandoeng Tempo Doeloe

Kemarin aku melihat bangunan-bangunan tua, khas belanda.
Dahulunya bangunan-bangunan tersebut adalah bangunan perkantoran.
Entah kantor apa.

Aku lewat di samping dan belakang bangunan tersebut.
Terkagum dengan arsitekturnya.
Bentuk dan ukuran jendelanya tepatnya.

Hari ini, semua jendela tertutup.
Kurasa memang karena bangunan ini sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Lalu aku membayangkan pria dan wanita berkemeja putih dibalik jendela.
Jemarinya asik mengetak-ngetik mesin tik, membuat surat kepada yang terhormat
Tak! Tak! Tak! Trrrrt, Tring!

Para pimpinan membubuhkan cap dan tandatangan di atas perjanjian kerjasama,
Atau berbicara dengan jelata yang memohon belas kasihan di sebrang meja
Bekerja sangat mengasyikkan, mereka menolehkan pandang keluar jendela
Kadang kereta kuda lewat, sesekali kendaraan bermotor
Jika tidak ada yang lewat, hembusan angin dari rindangnya pohon cukup menyejukkan hati

2017, Hari ini semua jendela tertutup
Setiap satu detik, satu motor lewat
Setiap satu menit, satu mobil lewat
Setiap pertambahan jam, hawa panas kian mencuat
Hingar dan bingar
Aku tidak pernah tahu Bandoeng Tempo Doeloe, tapi kurasa aku merindukannya

#63 Free Bird

Lalu aku mengamati seekor burung dalam sangkar.
Di sangkar yang berada dalam ruangan 2x3 meter.
Ruangan berisi tukang pangkas rambut yang sedang menonton film naruto.
Bising jalanan, dan tengkar di televisi dengan volume yang maksimal.
Masuk, memantul-mantul, menggaung dalam kurungan.
Apakah pendengaranmu lembut hai burung?
Apakah kau merindukan suara manis kecil kekasihmu?
Apakah kau rindu keheningan hutan?
Apakah kau bahkan pernah ke hutan?
Bertemu seekor, dua ekor elang?
Apakah kau tahu mereka berdansa, berputar di angkasa?
Tanpa mengepakkan sayapnya!

#62 Ooo




I found it really sexy when a man switching his gear on his motorbike


*

#61 Salah Menyalahkan

Kupikir, kehidupan lah yang memisahkan kita.
Ia terus bergulir, berganti dan berulang. Begitu seterusnya.

Maut lah yang akan mempertemukan kita kembali.

#60 Near Death Experience

Pernah ngalamin "near death experience"??
Mo ngomongin tentang A ke si B di watsap.
Obrolan yg udah kamu ketik lengkap untuk B tentang A, hampir kekirim ke watsap si A.
Di detik-detik terakhir kamu mo ngirim ke si A, kamu sadar..

Trus habis itu kamu merenung..
Allah nyelametin kamuuuu..
Near Death Experience....... 😂😂

#58 Heart Breaker

beberapa lelaki membuatku patah hati, berkali-kali.
"bagaimana bisa? tidak terbalik?" ujar kawanku.

setiap tahun mereka mencoba meyakinkan aku.
setiap tahun mereka bertanya,
pertanyaan yang sama.
"masihkah ada kesempatan?"
dengan cara yg berbeda.

apakah mereka tahu,
bukan mereka saja yang patah hati.

kau tahu?
tidak bisa balas mencintai seseorang yang mencintaimu,
sama menyakitkannya?

sudah,
kumohon menyerahlah.

sedangkan orang-orang yang kucintai?
ada, namun pergi
ada, tapi jauh
membuatku menunggu
membuatku rindu
turun berat badanku

seandainya berbalik arah itu mudah
semudah ombak yang pulang selepas bermain di pasir pantai
seandainya kamu adalah gravitasi,
aku akan selalu kembali.

#47 Bio

Work : Currently work as a freelance assistant researcher. We make breastfeeding mothers drink a 300K IDR liquid for a tiny bottle. So we can analyze if their babies really exclusively breastfed or not. That liquid is often used to moderate neutrons in nuclear reactors. And now my job sounds cool.

Salary : Well at least it s enough to buy tampons every month. Anyway, what kind of man asking for a girl's salary? I didnt want to know your salary, i want to know how you earn it. And you should ask how im gonna spend it.

Political View : I want a muslim leader with strong character like BTP

Looking For : A husband that can sing Bohemian Rhapsody. Just kidding. I need a husband with O blood type, so mosquitos will come after him, not me.

Saturday, 11 March 2017

Im Staying with an Electronic Cat

Mama, tonight i rejected a good man that you've been asking since i was in highschool. I too Mama, dont know what love is, what it can do to me. Mama, i never meant to hurt anyone, ever.

But heart over logic this time. It win Mama, love win, and it broke my heart. Im staying with an electronic cat.

Friday, 3 March 2017

Weird Things

Talking about weird things that we have ever done.

You said that once when you were in college, you ever took a shit in an open space. A yard, surrounded by coconut trees, you took two coconut shells, you stepped on it and squatted. And the weird thing is, you did that merely because of curiousity. To know how the society feels about taking a shit anywhere they like, and not because of "emergency situation". To that, i am not even disgusted! I am amazed! 😱😱

Mine, wasnt that cool tho. Once i was in highschool. It was Sunday, we had a TOEFL test at school. Me and my two bestfriends felt hungry, but you know we had no money back then. So we planned to seek some free food. There it was, a wedding reception not far from the main road. We were only wore casual clothes, even sandals. To get rid of suspicion from the security guard in front of the building, we equipped ourselves with fake phone call. We pretend to talk to our father on the phone that "was already inside" the building. So there we were, three teenagers on their growth phase eating siomay, satay, and zuppa soup shamelessly. No need to congratulate the groom and the bride, we know they're happy by the look of their smile.

Monday, 27 February 2017

1900 Kilometer

Apakah benar? Mencintaimu adalah sesuatu yang delusional?

Jarak -- ia tidak dihargai murah disini, aku berbicara secara literal. 1900 KM akan memakan ongkos kurang lebih sebesar empat juta rupiah per orang, pergi dan pulang. Mau dan akan berapa lama dikumpukan? Uang sebanyak itu untuk membawa (jeda) bahkan hanya tiga anggota keluargamu?

Delusi ini semakin delusional ketika seseorang lain tiba-tiba menawarkan realita kepadaku.

Tapi apakah yang lebih aku inginkan? Karena tidak seperti biasanya, kali ini realita terasa lebih mudah dihadapi daripada apa yang diangankan dalam pikiran. Kemarin aku ingin memilihnya, hari ini aku pilih menginginkanmu.

Lalu ketika seperti ini, dimanakah posisi cinta? Bagaimana ia harus didudukkan? Kemana cinta harus dihadapkan?

Keduanya menawarkan dua petualangan yang benar-benar berbeda. Masing-masing mempunyai magis yang berbeda.

Pagi ini kamu menyapaku lagi, setelah malam yang beku. Hangat. Melelehkan benteng pertahanan terdepan. Seperti matahari pertama di musim semi.

Kamu kucing elektronik, dan aku burung berbulu karpet. Mencintaimu artinya samar, abu-abu.