Saturday, 12 August 2017

#64 Bandoeng Tempo Doeloe

Kemarin aku melihat bangunan-bangunan tua, khas belanda.
Dahulunya bangunan-bangunan tersebut adalah bangunan perkantoran.
Entah kantor apa.

Aku lewat di samping dan belakang bangunan tersebut.
Terkagum dengan arsitekturnya.
Bentuk dan ukuran jendelanya tepatnya.

Hari ini, semua jendela tertutup.
Kurasa memang karena bangunan ini sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Lalu aku membayangkan pria dan wanita berkemeja putih dibalik jendela.
Jemarinya asik mengetak-ngetik mesin tik, membuat surat kepada yang terhormat
Tak! Tak! Tak! Trrrrt, Tring!

Para pimpinan membubuhkan cap dan tandatangan di atas perjanjian kerjasama,
Atau berbicara dengan jelata yang memohon belas kasihan di sebrang meja
Bekerja sangat mengasyikkan, mereka menolehkan pandang keluar jendela
Kadang kereta kuda lewat, sesekali kendaraan bermotor
Jika tidak ada yang lewat, hembusan angin dari rindangnya pohon cukup menyejukkan hati

2017, Hari ini semua jendela tertutup
Setiap satu detik, satu motor lewat
Setiap satu menit, satu mobil lewat
Setiap pertambahan jam, hawa panas kian mencuat
Hingar dan bingar
Aku tidak pernah tahu Bandoeng Tempo Doeloe, tapi kurasa aku merindukannya

No comments:

Post a Comment